Sumber: Channel Youtube Marjan Boudoin
Ada salah satu brand yang membuat jagad dunia sosmed heboh dengan cara promosinya. Eksistensi brand ini selalu dikenal oleh seluruh lapisan masyarakat, baik atas maupun bawah. Satu hal unik, brand ini unjuk diri disaat bulan Ramadhan datang. Bisa ditebak? Ya, benar sekali. Brand tersebut adalah Marjan. Brand yang dikenal dengan produk sirup-sirup ini selalu meramaikan bulan puasa di Indonesia dan ketika hari raya Idul Fitri pula.
Tapi, bukan cuma produknya saja yang meramaikan. Ada satu unsur lagi yang menjadi kekuatan dari Marjan sehingga ia selalu diingat oleh semua orang. Pemilik Marjan? Bukan. Pencipta resep Marjan? Bukan juga. Rasa sirup yang variatif? Benar sih, tapi kurang. Jawabannya adalah iklan. Dan iklan dari Marjan ini, bukan sembarang iklan bund. Lebih tepatnya iklan bersambung!
Hal ini mengingatkan kita dengan cara pemasaran Marvel Studios yang selalu menyelipkan adegan post-credit di setiap film yang ditayangkan. Cara Marjan yang satu ini seolah menjadi angin segar dan trik inovatif dalam dinamika dunia hiburan dan promosi makanan di tanah air.
Mungkin beberapa brand menjadikan iklan sebagai sarana promosi, Marjan juga begitu. Tapi ada yang beda dari iklan-iklannya Marjan ini. Iklan buatan mereka dikemas dengan gaya ‘cerita bersambung’. Bahkan iklan-iklan tersebut memiliki episode-episode tersendiri. Terus, dimana kerennya iklan ini?
Pertanda datangnya Ramadhan di Indonesia
Mungkin diluar sana tanda akan hadirnya Ramadhan adalah memantau tanda dari hilal. Di Indonesia, ada satu cara lagi, yaitu kemunculan iklan sirup Marjan. Jika sudah begini, bisa dipastikan bulan puasa akan segera tiba. Cara ini mungkin saja jauh lebih muda untuk memperkirakan puasa dan pastinya akan membuat masyarakat negara luar tercengang.
Gaya iklan yang menarik
Betul sekali Marjan punya caranya sendiri. Disaat brand lain tampil dengan sinematik dan animasi, Marjan mempertahankan syuting biasa yang mungkin saja bertemakan human interest atau pedestriant jika kita menontonnya. Pokoknya, selalu anak setidaknya tiga orang yang terlibat. Alih-alih menggunakan gaya ini itu, Marjan seperti sedang syuting sinetron berdurasi singkat. Bahkan, membuat beberapa episode. Kalau kita berpikir iklannya membosankan sampai ada episode, rasa-rasanya mustahil. Hebatnya lagi Marjan mampu menyajikan cerita yang apik dalam iklan yang mereka buat sehingga bikin penasaran seperti apa kelanjutannya.
Mengangkat tema dan budaya di nusantara
Cobalah buka di Youtube iklan Marjan dari tahun ke tahun. Marjan konsisten membawakan tema yang relate dengan penontonnya serta menyelipkan budaya lokal. Contohnya, iklan Marjan tahun 2012 mengangkat tema permainan botol kaca. Temanya juga tentang kisah antara kakek dan cucu yang tidak sepemahaman.
Ada juga tentang seorang anak yang gagal belajar tarian, yang nantinya di tiap episode ia menjadi ahli. Ada juga tentang keraguan untuk mudik. Bahkan ada juga isu sosial, di iklan Marjan 2015 yang mengisahkan anak perempuan jago takraw tapi ditentang ayahnya sendiri.
Tema Marjan seakan membuat kita sadar bahwa banyak sekali permasalahan, isu, dan budaya lokal yang tidak kita sadari namun dikemas dengan epik sehingga terus membuat menarik untuk disaksikan.
Kemunculan produk yang alami
Banyak brand di iklannya ketika menunjukkan produknya tidak selalu berhasil, bahkan terkesan maksa. Marjan seolah mengerti hal itu dan menjadikan kehadiran sirup mereka tampak alami. Misal scene sedang istirahat lalu disuguhkan sirup atau sedang hari raya mereka membuat sirup. Asli, smooth banget untuk ditonton dan memberikan kesan menyenangkan.
Hal-hal diatas menjadi daya tarik Marjan yang membuat masyarakat tidak pernah bosan. Tahun ini, Marjan mengangkat tema kolosal dan mistis di iklannya dengan vibes ala-ala kerajaan. Bayangin, di tahun seperti itu sudah ada sirup Marjan. Tapi tidak apa-apa, yang penting iklannya disukai semua orang. Bismillah sirup Marjan rasa melon 1 dus.